Home / Politik

Kamis, 8 April 2021 - 19:57 WIB

Partai Gelora Yakin Peluang Pemulihan Ekonomi Nasional Akibat Pandemi Covid-19 Terbuka Luas

JAKARTA – Partai Gelora Indonesia menilai meningkatnya permintaan akan ekspor batu bara Indonesia ke RRC adalah bukti bahwa peluang pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19 sangat terbuka lebar.

“Kami yakin bahwa naiknya permintaan pasar dan makin ketatnya perseteruan dagang antara RRC dengan negara-negara produsen Barat akan menjadikan peluang ekspor produk dan komoditas Indonesia menjadi kian terbuka,” kata Henwira Halim, Ketua DPN Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia dalam keteranganya, Kamis (8/4/2021).

Menurut Henwira, hal itu seiring dengan mulai pulihnya permintaan pasar global terhadap komoditas-komoditas unggulan Indonesia.

“Semakin terbuka lebar permintaan pasar global, maka potensi masuknya investasi luar negeri juga semakin besar,” ujar Henwira.

Namun, Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik menegaskan, peluang, potensi, dan kesempatan yang ada tidak akan dapat dimanfaatkan dengan baik, jika  sektor usaha dan industri dalam negeri, terutama sektor UMKM, tidak diberikan ruang dan dukungan yang memadai untuk mempersiapkan diri berkompetisi secara global.

Baca juga  Karolin Ingin Petani Lebih Untung Dengan Memakai Bahan Organik Untuk Berantas Hama

“Masih banyak komoditas dan produk Indonesia lain yang bisa menjadi unggulan untuk memenuhi permintaan pasar dunia,” kata Mahfuz.

Partai Gelora meminta pemerintah terus memberikan dukungan terhadap sektor UMKM untuk terus meningkatkan kapasitasnya agar bisa berkompetisi secara global.

“Kami meminta agar pemerintah terus memberikan dukungannya terhadap sektor UMKM untuk dapat mengembangkan kapasitas dan likuiditas mereka agar dapat menyambut peluang emas di tengah tantangan pandemi Covid-19 ini,” pungkas Mahfuz.

Seperti diketahui,  Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Selasa (6/4/2021), mengatakan memanasnya perang dagang Australia dan China berpengaruh terhadap sejumlah harga komoditas global termasuk batu bara.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Selalu Himbau Protokol Kesehatan 5M Cegah Covid-19 Kepada Warganya

Menurutnya, tensi dagang tersebut berimbas positif karena naiknya permintaan batu bara Indonesia ke China. Soal ekspor, RI sedang berupaya menggenjot pengiriman batu bara ke China sebanyak 200 juta ton tahun ini.

Harga Batu Bara Acuan (HBA) April 2021 naik 2,61%, dari Maret 2021, menjadi US$ 86,68 per ton. Harga ini naik US$ 2,21 per ton dari posisi Maret 2021 sebesar US$ 84,47 per ton. (R)

Share :

Baca Juga

Politik

Terbaru Terjawab Sudah Siapa Cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024? Begini Pernyataan Yenny Wahid

Politik

Duet Karol-Gidot, Cornelis Tegaskan Apa Yang disampaikan Olehnya Bukan Berita Tidak Benar

Politik

Megawati Lantik Ganjar Pranowo hingga Ahok jadi Ketua DPP PDIP

Politik

Viral! UMKM Terancam Denda Rp 4M, Partai Gelora Angkat Bicara.

Politik

Vinsensius – Markus Amid Pasangan Balon Pertama Serahkan Berkas di DPD. PSI Kabupaten Landak

Politik

Kerajaan Banten Bocorkan Ramalan Prabu Siliwangi Soal Presiden RI 2024, ‘Dia Akan Menghadapi Banyak Rintangan dan Musuh’

Politik

DPR Setujui Perpu Pemilu Jadi Undang-Undang

Politik

Jelang Ramadhan, Partai Gelora Berbagi 200 Al-Qur’an Braile kepada Penyandang Disabilitas Tuna Netra
error: Content is protected !!