Home / Internasional

Jumat, 30 Juli 2021 - 09:03 WIB

Dirjen WHO: China Harus Berikan Data Mentah tentang Asal-Usul Pandemi

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berbicara di Jenewa, Swiss (foto: dok).

VOA- Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus hari Kamis (29/7) mengatakan bahwa penyelidikan asal usul pandemi COVID-19 di China terhambat oleh kurangnya data mentah pada hari-hari pertama penyebaran virus corona di sana dan mendesak China untuk lebih transparan.

“Kami sesungguhnya meminta China untuk transparan, terbuka, dan bekerja sama,” kata Tedros.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus juga mengatakan ada “dorongan prematur” untuk mengabaikan teori bahwa virus corona mungkin telah lolos dari laboratorium virologi di Wuhan.

Sebuah laporan bersama pada bulan Maret oleh tim yang dipimpin oleh WHO yang menghabiskan empat minggu di Wuhan dan sekitarnya dengan para peneliti China mengatakan bahwa virus itu mungkin telah ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain.

Dikatakan bahwa teori kebocoran laboratorium “sangat tidak mungkin,” tetapi negara-negara lain termasuk Amerika Serikat dan sebagian ilmuwan tidak puas dengan kesimpulan itu.

China menyebut teori kebocoran laboratorium itu “tidak masuk akal” dan berulang kali mengatakan bahwa “mempolitisasi” masalah ini akan menghambat penyelidikan.

Sementara itu, Dr. Tedros mengatakan, “Saya pikir kita berutang kepada jutaan orang yang menderita dan jutaan yang meninggal. Kita perlu memahami apa yang terjadi, dan saya berharap akan ada kerja sama yang lebih baik.”

Tedros akan memberikan laporan kepada 194 negara anggota WHO pada hari Jumat (30/7) mengenai usulan studi fase kedua untuk meneliti asal-usul pandemi COVID-19. [lt/jm]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Pemilu Indonesia di Luar Negeri Sempat Terganggu Situasi Darurat

Internasional

Revolusi Gen Z, Kekuasaan Bisa Mereka Tumbangkan

Internasional

Warga Singapura Berbondong-bondong Buru Vaksin Sinovac

Internasional

Ajak Bangun Akses Internet Murah di Daerah Terpencil, Dua Menteri Temui Elon Musk

Internasional

Lima Polisi Tewas dalam Serangan Pemberontak Maois di India

Internasional

Gempa Besar Guncang Turki, Suriah: Lebih dari 500 Tewas, Ratusan Masih Terjebak

Internasional

Dalam KTT G20, Menlu Rusia Kritik Barat dan 2 Kali ‘Walk Out’

Internasional

Pejabat China di Hong Kong: Sanksi dan Peringatan AS Miliki ‘Niat Tercela’
error: Content is protected !!