Home / Internasional

Jumat, 21 Januari 2022 - 09:53 WIB

105 Negara Miskin akan Peroleh Pil COVID Merck Dengan Harga Terjangkau

Pil anti-virus COVID-19 produksi Merck & Co., molnupiravir, akan diproduksi dengan harga terjangkau untuk 105 negara miskin di dunia. (Foto: ilustrasi) 

VOA – Pabrik-pabrik obat generik akan membuat obat anti-Covid versi pil produksi pabrik obat Merck dengan harga terjangkau untuk 105 negara miskin di dunia. Kesepakatan itu diumumkan hari Kamis oleh organisasi yang didukung PBB.

Kelompok Paten Obat-obatan dunia menandatangani perjanjian dengan 27 pabrik untuk memproduksi obat antivirus molnupiravir berupa pil yang diminum, untuk pasokan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan akses dunia ke obat Covid-19 yang sangat dibutuhkan. Kami yakin, obat itu diharapkan akan segera tersedia di di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah”, kata direktur eksekutif Kelompok Paten Obat-obatan (MPP) Charles Gore.

Foto yang dirilis oleh perusahaan farmasi Pfizer pada Oktober 2021 ini menunjukkan pil COVID-19 Paxlovid yang diproduksi oleh perusahaan tersebut. (Foto: Pfizer via AP)

BACA JUGA:

FDA Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Pil COVID-19 Pfizer

Merck memberi lisensi kepada MPP dalam perjanjian yang diumumkan bulan Oktober. MPP pada gilirannya, menerbitkan sub-lisensi kepada pembuat obat generik dalam perjanjian yang diumumkan hari Kamis.

Sub-lisensi itu memungkinkan produsen memproduksi bahan mentah untuk molnupiravir, dan atau obat jadi itu sendiri.

Perusahaan-perusahaan yang terlibat tersebar di Bangladesh, Tiongkok, Mesir, Yordania, India, Indonesia, Kenya, Pakistan, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Vietnam.Lima pabrik akan berfokus membuat bahan bakunya, 13 pabrik akan mengolah bahan mentah dan molnupiravir itu sendiri; sementara sembilan lainnya hanya akan membuat obat jadi.

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Pengacara Trump Digugat Rp18 T karena Bohong Pilpres Curang

Internasional

Dalam KTT G20, Menlu Rusia Kritik Barat dan 2 Kali ‘Walk Out’

Internasional

Varian Delta Makin Menyebar, Uni Eropa Peringatkan Ancaman COVID-19

Internasional

Biden akan Umumkan Pencapresan, Namun Tidak dalam Waktu Dekat

Internasional

AS Kembali Sanksi Dua Pemimpin Junta Militer Myanmar

Internasional

PBB: Perubahan Iklim Picu Pemanasan Bumi Lebih dari 1,1 Derajat Celsius

Internasional

Depkeh AS akan Rilis Memo Tekanan Pemilu dan Laporan Pajak Trump

Internasional

Dolar AS Ditinggalkan, Negara-negara ASEAN Sepakat Pakai Mata Uang Lokal
error: Content is protected !!