Home / Nasional

Minggu, 13 Maret 2022 - 15:54 WIB

SoftBank Tidak akan Investasi di Proyek IKN

Presiden didampingi oleh Menhan Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika meninjau akses sodetan jalan menuju IKN. (Biro Setpres)

Presiden didampingi oleh Menhan Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika meninjau akses sodetan jalan menuju IKN. (Biro Setpres)

SoftBank Group Corp tidak akan berinvestasi di proyek pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan, yang dikenal dengan proyek Ibu Kota Negara baru (IKN), kata juru bicara perusahaan itu pada Jumat (11/3).

“SoftBank tidak melakukan proyek itu, tapi terus berinvestasi di Indonesia lewat perusahaan-perusahaan portfolio Vision Fund,” kata juru bicaranya kepada Reuters.

Pada Januari 2020, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan, mengatakan SoftBank telah menawarkan $40 miliar untuk membiayai proyek itu. SoftBank mengatakan ketika itu belum ada angka yang diisyaratkan.

Baca juga  Kadis Kominfo Landak Jadi Narasumber Forum Satu Data Indonesia 2025

Para pejabat pemerintah juga meminta CEO Masayoshi Son agar SoftBank mendukung upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, menurut laporan Reuters pada Maret 2020. Brisbane pada akhirnya yang terpilih menjadi tuan rumah.

Baca juga  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Juru bicara Luhut belum segera merespons Reuters. Bloomberg memberitakan bahwa Son tidak lagi tertarik untuk berinvestasi dalam proyek itu. [vm/ah]

Sumner: VOA

Share :

Baca Juga

Nasional

Badan Legislasi Setujui RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Dibawa ke Rapat Paripurna DPR

Nasional

Hasil Investigasi 69 Pegawai Kemenkeu Diumumkan Pekan Depan

Nasional

Jokowi Khawatirkan Gempuran Barang Impor Murah dari China

Nasional

Cairan Slag Luber, Operasi 1 Tungku Smelter PT SMI di Morowali Dihentikan

Nasional

Ledakan Terdengar dari Kilang Minyak Pertamina Dumai, Warga Berhamburan

Nasional

JOIN Deklarasikan Diri

Nasional

Nekat Kerja di Malaysia Tanpa Dokumen, Berikut Nasib 54 TK

Nasional

Trimedya Panjaitan Pertanyakan Pengesahan Pengurus ORARI Pusat Hasil Munas Lanjutan di Bengkulu ke Dirjen AHU
error: Content is protected !!