Home / Internasional

Sabtu, 2 April 2022 - 10:13 WIB

6.266 Warga Ukraina Baru Dievakuasi, Termasuk dari Mariupol

Ilustrasi pengungsi Ukraina. Lebih dari 6.000 warga Ukraina dievakuasi pada Jumat (1/4). Foto: (AP/Vadim Ghirda)  Baca artikel CNN Indonesia

Ilustrasi pengungsi Ukraina. Lebih dari 6.000 warga Ukraina dievakuasi pada Jumat (1/4). Foto: (AP/Vadim Ghirda) Baca artikel CNN Indonesia "6.266 Warga Ukraina Baru Dievakuasi, Termasuk dari Mariupol" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20220402082746-134-779267/6266-warga-ukraina-baru-dievakuasi-termasuk-dari-mariupol. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Jakarta – Menteri Reintegrasi Wilayah Penduduk Ukraina Iryna Vereshchuk mengungkapkan sebanyak 6.266 orang berhasil dievakuasi dari beberapa kota di Ukraina, Jumat (1/4).
Secara rinci, Vereshchuk mencatat angka tersebut termasuk 1.431 orang yang pindah dari kota Berdiansk dan Melitopol ke kota Zaporizhzhia. Angka itu juga termasuk 771 orang dari kota Mariupol yang terkepung.

Mereka diketahui menggunakan kendaraan pribadi menuju kota yang dikuasai pemerintah Ukraina itu dengan memanfaatkan jalur evakuasi.

Seperti dilansir dari CNN, Vereshchuk menyebutkan konvoi 42 bus yang berasal dari kota Berdiansk membawa penduduk Mariupol berhasil melewati pemeriksaan penting Rusia dalam perjalanan menuju Zaporizhzhia.

Jumlah itu ditambah dengan konvoi bus tambahan dari Melitopol yang membawa lebih dari 2.500 orang.

Baca juga  AS, China, dan Rusia Cekcok Bahas Pandemi di DK PBB

Selain itu, Vereshchuk memaparkan bahwa sepuluh bus telah tiba dari Zaporizhzhia ke Berdiansk dengan membawa 80 ton bantuan kemanusiaan.

“Besok pagi mereka akan melanjutkan evakuasi warga Mariupol,” ujar Vereshchuk.

Sedangkan secara terpisah, gambar satelit menunjukkan pasukan Rusia yang berada di Bandara Antonov, Hostomel, telah menghilang. Perlu diketahui, jarak bandara Antonov dengan Ibu Kota Ukraina hanya 28 kilometer.

Tak hanya itu, Ukraina melaporkan bahwa Rusia mulai menarik pasukannya dari ibu kota negara tersebut, Kyiv, ke Belarus pada hari ini, Jumat (1/4).

“Kami memantau pergerakan sejumlah besar kendaraan [Rusia],” ujar Gubernur Kyiv Oblast, Oleksandr Pavyluk, melalui Telegram, seperti dilansir Reuters

Namun, Reuters tak dapat memverifikasi kabar ini secara independen.

Baca juga  Sholat Tarawih Yang ke-5 Kanit Provost Polsek Menyuke Mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Landak

Jika benar, pengurangan pasukan ini sesuai dengan janji Rusia untuk mengurangi serangan di Kyiv dan Chernihiv. Janji itu kala Rusia dan Ukraina menggelar serangkaian dialog damai di Turki pada pekan ini.

Rusia menyatakan, mereka bakal mengurangi serangan demi memuluskan jalan diplomasi untuk mencapai perdamaian.

Beberapa pihak di Ukraina lantas menegaskan, pengurangan pasukan di Kyiv bukan berarti Rusia menghentikan serangan.

Secara keseluruhan, pergerakan pasukan Rusia di kawasan tengah Ukraina memang dilaporkan mulai kendur akibat kekurangan logistik. (cfd/chri)

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Internasional

NATO akan Gelar Latihan Nuklir Terlepas dari Peringatan Rusia

Internasional

Hari Masyarakat Pribumi Dirayakan di Tengah Persiapan Pemilu di Amerika Serikat

Internasional

Trump Sebut Perlucutan Nuklir Korut Sudah Dimulai

Internasional

Kematian Akibat COVID-19 di Rusia Terus Melonjak

Internasional

Pandemi Menjerat Warga Malaysia Jadi Mangsa Rentenir

Internasional

Theresa May Ungkap Susunan Kabinet Baru

Internasional

PBB: Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Bisa Capai 50.000

Internasional

Depkes AS Wajibkan Vaksin bagi 25.000 Nakes
error: Content is protected !!