Home / Nasional

Senin, 7 November 2022 - 18:53 WIB

Megawati Klaim Pernah Dibilang Pintar oleh Presiden AS George Bush

Megawati Soekarnoputri menggunakan toga saat mendapatkan anugerah gelar doktor kehormatan (honoris causa) bidang kemanusiaan dari Universitas Soka di Jepang. (Dok. Tim Media PDIP)  Baca artikel CNN Indonesia

Megawati Soekarnoputri menggunakan toga saat mendapatkan anugerah gelar doktor kehormatan (honoris causa) bidang kemanusiaan dari Universitas Soka di Jepang. (Dok. Tim Media PDIP) Baca artikel CNN Indonesia "Megawati Klaim Pernah Dibilang Pintar oleh Presiden AS George Bush" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221021190817-32-863828/megawati-klaim-pernah-dibilang-pintar-oleh-presiden-as-george-bush.

Jakarta – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengklaim pernah dibilang ‘pintar’ oleh Presiden ke-43 Amerika Serikat (AS) George Bush saat mempertanyakan rencana Negara Paman Sam menyerang kilat Irak.
Megawati mengungkapkan hal itu saat pidato secara virtual dalam acara pembukaan ‘Bandung-Belgrade-Havana in Global History and Perspective’ yang digelar di Gedung ANRI, Jakarta, Senin (7/11).

Kala itu, kata Megawati, dirinya menyatakan AS tak bisa menyerang Irak tanpa persetujuan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Mega pun mengklaim mempertanyakan maksud AS ‘menyerang kilat’ itu.

“Yang namanya kilat itu apa ya kalau dari strategi militer?” itu yang saya tanya. ‘Satu jam kah, satu hari kah, seminggu kah, sebulan kah?’,” kata Megawati.

“Jadi kata Presiden George Bush pada saya, katanya begini, ‘Kamu itu kok pintar ya Mega’. Saya diam saja, terus saya tanya, “Kok kamu [Bush] bilang begitu?,” imbuh dia yang juga dikenal sebagai Ketum PDIP itu.

Baca juga  Laksanakan Patroli Anggota Polsek Mandor Berharap Warga Berperan Dalam Menjaga Keamanan

Mega menyebut sebagai presiden RI saat itu, dia tak bisa membiarkan ada penyerangan terhadap negara lain. Dia membayangkan serangan itu akan seperti Blitzkrieg atau perang cepat dalam istilah Jerman di masa Perang Dunia II.

“Sebagai Presiden Republik Indonesia, karena saya tidak setuju bahwa sebuah negara akan melakukan sebuah penyerangan,” ucap putri Presiden RI Sukarno itu.

Mega mengaku saat itu jawaban Bush malah menilainya sedang membela penguasa Irak kala itu, Saddam Husein. Di satu sisi, dia menyatakan rencana AS menyerbu Irak akhirnya memang tak bisa dibendung.

Baca juga  Kondisi Mengenaskan Mobil Viral Terobos Jalan Cor Basah, Gak Ada yang Menolong Semua Orang Cuek

“Tapi kan pada keadaannya ternyata waktu itu beliau agak sedikit marah, dia bilang begini, “Kamu selalu bela Saddam Husein?”. Saya enggak bela Saddam Husein, saya bela rakyat Irak, yang pasti apapun juga kan menderita,” kata dia.

“Tapi akhirnya tetap saja toh diserang,” imbuh perempuan yang saat ini dikenal pula sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dan Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)–dulu LIPI. (yla/kid)

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasus Varian Omicron Meroket, Diskresi Sekolah Tatap Muka Dinilai Tepat

Nasional

Tak Disangka-Sangka, Prabowo Tunjuk Mayor Teddy Jadi Sekretaris Kabinet

Nasional

Peringatan Dini BMKG Sabtu 29 April 2023, Berikut Daftar Wilayah Berpotensi Mengalami Cuaca Ekstrem

Nasional

Soal Investasi Tesla di Indonesia, Luhut: Kita Lihat Beberapa Hari ke Depan

Nasional

Nekat Kerja di Malaysia Tanpa Dokumen, Berikut Nasib 54 TK

Nasional

Satu Dekade Jokowi: Runtuhnya Demokrasi Hantui Warisan Pertumbuhan Ekonomi

Nasional

Luhut Pandjaitan Mundur dari Kabinet, Jodi Mahardi Ungkap Hal Ini

Nasional

ALHAMDULILLAH Harga BBM Turun, Pertamax Hanya Dijual Rp 11 Ribuan Per Liter di Free Trade Zone
error: Content is protected !!