Home / Nasional

Jumat, 24 Maret 2023 - 10:35 WIB

Viral Cuit Babu dan Banyak Bacot, Pegawai Bea Cukai Mendadak Gembok Akun Twitter

Merespons keluhan dan komplain netizen atas layanan Bea Cukai, akun twitter @wadawidy menyebut warga banyak bacot dan seperti babu. Setelah mendapat kritik pedas di dunia maya, pemilik akun yang diketahui bernama Widy Heriyanto itu menggembok (memprotek) akun media sosial (medsos)-nya.

Terkait viralnya respons terhadap akun @wadawidy, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo, meminta pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan lebih menahan diri dan bersikap bijak.

“Banyak terima kasih untuk masukan yang sangat baik. Kami sudah menyampaikan ke internal untuk lebih menahan diri dan bijak bersikap. Terima kasih untuk masukan dan kritik publik,” kata Yustinus Prastowo, Kamis (23/3).

Baca juga  Salah Paham Pasal Zina dan 'Kumpul Kebo' di KUHP

Dari penelusuran di media sosial, pemilik akun @wadawidy yakni Widy Heriyanto merupakan pegawai Bea Cukai di Medan.

Cacian akun @wadawidy, awalnya dicuitkan menanggapi keluhan seorang developer game Indonesia. Menjuarai lomba di luar negeri, sang developer yang tak dapat hadir ke acara penganugerahan juara, menerima kiriman piala. Tapi kemudian dia dikenai bea masuk piala tersebut.

“Sebelum lo ngetwit, mending belajar dulu deh. Ketentuan impor itu gimana. Kalo sekarang kan jadinya lo bacot, tapi minim literasi peraturan,” tulis akun @wadawidy merespons keluhan developer game.

Baca juga  Pemerintah Klaim Sudah Identifikasi Peretas "Bjorka"

Warganet pun menyerang balik pernyataan itu. Tapi bukannya mereda, dia justru menyebut netizen sebagai babu. “Para babu sibuk belain tuan nya,” lanjut dia. Menyusul perang opini soal Bea Cukai di media sosial itu, akun @wadawidy kini diprotek oleh pemiliknya.

Sumber: Kumparan

Share :

Baca Juga

Nasional

Daftar Di Sscasn.bkn.go.id Hari Ini (20/9), Ada Ribuan Formasi CPNS Di Instansi Ini

Nasional

Cegah Putus Kuliah, Pemerintah akan Subsidi Uang Kuliah Tunggal

Nasional

15 Hari Lalu Hendi Sudah Ingatkan Walikota Semarang,Hevearita Gunaryanti Kini Tersangka KPK

Nasional

Kimia Farma Tunda Pelaksanaan Vaksinasi Berbayar COVID-19

Nasional

SOSOK Praka Jumardi, Prajurit Kostrad yang Gugur Ditembak KKB Papua saat Evakuasi Warga Sipil Puncak

Nasional

Akhirnya Terungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Bus di Guci Tegal, KNKT Singgung Soal Massa

Nasional

Tugas dan Fungsi Wakil Presiden Serta Wewenangnya

Nasional

Novel Baswedan: Penggeledahan Bukan Prosedur Tetap, KPK Tak Asal Tentukan Kerugian Negara
error: Content is protected !!