Home / Nasional

Sabtu, 29 April 2023 - 05:59 WIB

Peringatan Dini BMKG Sabtu 29 April 2023, Berikut Daftar Wilayah Berpotensi Mengalami Cuaca Ekstrem

JAKARTA, LANDAKNEWS.ID – Berikut ini merupakan prakiraan cuaca untuk hari ini Sabtu 29 April 2023.

Prakiraan cuaca tersebut dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ).

BMKG merilis prakiraan cuaca tersebut melalui laman resminya bmkg.go.id.

Sejumlah wilayah di Indonesia mendapatkan peringatan dini.

Ada beberapa wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

Wilayah-wilayah tersebut berpotensi dilanda hujan lebat disertai petri dan angin kencang.

Menurut informasi dari BMKG, cuaca ekstrem terjadi di 29 wilayah di Indonesia.

Potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di 9 wilayah berikut ini.

Sedangkan 20 wilayah lainnya terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Kondisi sirkulasi siklonik tampaknya akan mempengaruhi cuaca di beberapa wilayah tersebut.

Wilayah yang berpotensi terjadi hujan kilat/petir dan angin kencang:

– Aceh

– Kep. Bangka Belitung

– DKI Jakarta

– Nusa Tenggara Timur

– Kalimantan Utara

– Sulawesi Utara

– Gorontalo

– Sulawesi Selatan

– Papua Barat

Wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

– Sumatera Barat

– Bengkulu

– Sumatera Selatan

– Lampung

– Banten

– Jawa Barat

– Jawa Tengah

– Yogyakarta

– Jawa Timur

– Bali

– Nusa Tenggara Barat

– Kalimantan Barat

– Kalimantan Tengah

– Kalimantan Timur

– Kalimantan Selatan

– Sulawesi Tengah

– Sulawesi Barat

– Sulawesi Tenggara

– Maluku

– Papua

Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudera Hindia Barat Aceh, Kalimantan Barat dan Sulawesi Tenggara.

Kondisi inilah yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Samudera Hindia Barat Aceh, dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Barat, dari Laut Banda hingga Sulawesi Tenggara.

Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lain juga terpantau memanjang dari Sumatera Utara hingga Perairan Barat Aceh, di Pesisir Selatan Jawa Timur, dari NTT hingga NTB.

Terdapat juga daerah pertemuan angin (konfluensi) di Samudera Hindia Barat Sumatera Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Intrusi udara kering/dry intrusion dari BBS melintasi wilayah Laut Arafuru hingga Samudera Hindia Selatan NTB yang mampu mengangkat uap air basah menjadi lebih hangat dan lembab yaitu di NTB, NTT, Maluku Bagian Selatan, dan Papua bagian Selatan.

Labilitas Lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di wilayah sebagian besar Pesisir Barat Sumatera, sebagian besar Pesisir Selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, sebagian Besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat.

Sumber: Tribun News

Share :

Baca Juga

Nasional

Muhammadiyah Kota Bogor Belum Menggarap Dakwah di Kalangan Milenial dan Gen Z

Nasional

Polisi Ciduk Kepsek Cabul di SD Kapuas Kalteng

Nasional

Siap-siap, Penyaluran LPG 3 Kg Berbasis Orang Berlaku Mulai 2027

Nasional

Ini Susunan Kabinet Indonesia Maju

Nasional

BMKG: Apakah Potensi Hujan Masih Terjadi di Awal Februari 2024? Begini Analisisnya POTENSI CUACA JABODETABEK

Nasional

Sejumlah Langkah Taktis Disepakati Para Menlu G20

Nasional

BEM FISIP Unair Dibekukan Akibat Karangan Bunga Sindir Prabowo-Gibran,Ini Kronologinya

Nasional

KPU Tetapkan 17 Partai Peserta Pemilu 2024
error: Content is protected !!