Home / Uncategorized

Jumat, 3 November 2023 - 07:42 WIB

7 Efek Makan Sehari Sekali untuk Kesehatan

JAKARTA – Umumnya, kita makan tiga kali sehari. Lalu, kira-kira apa efeknya pada tubuh jika kita hanya makan sehari sekali?

Untuk diketahui, makan sehari sekali memang bisa mengurangi asupan kalori sehari-hari. Tentunya, hal ini akan membantu menurunkan berat badan.

Namun, ada risiko kesehatan yang mengintai jika asupan kalori harian berkurang drastis. Simak penjelasan berikut.

Diet makan sehari sekali

Sebenarnya, ada jenis diet makan sehari sekali yang dikenal dengan nama diet OMAD, one meal a day.

Saat menerapkan pola diet ini, okita bisa mengonsumsi apa pun saat jam makan tiba namun asupan kalori harian tetap berkurang.

Pola diet ini sebenarnya bagian dari puasa berkala atau intermittent fasting yang membatasi asupan kalori selama jangka waktu tertentu.

Seperti jenis puasa intermiten lainnya, makan satu kali sehari adalah cara memanipulasi cara tubuh untuk menemukan dan menggunakan bahan bakar atau energi.

Saat Anda makan dengan pola biasa, yakni tiga kali sehari, energi Anda berasal dari makanan yang Anda makan.

Umumnya, makanan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat, terutama orang Indonesia yang tiap hari makan nasi.

Baca juga   Warga Desa Amboyo Inti Kehilangan KTP, Lapor di Polsek Ngabang

Menurut laman WebMD, karbohidrat yang kita konsumsi akan dipecah menjadi gula.

Jika gula darah dalam tubuh lebih banyak daripada yang kita butuhkan, hormon insulin akan membawa kelebihan tersebut ke dalam sel lemak.

Jika kita tidak makan dalam waktu lama, tubuh akan memproduksi sedikit insulin.

Sel-sel tubuh pun akan membutuhkan energi sebagai bahan bakar. Hal ini membuat sel-sel lemak melepaskan energi untuk mengimbanginya.

Namun, agar hal ini terjadi, Anda harus menghindari makan dalam jangka waktu lama hingga kadar insulin Anda turun.

Sayangnya penurunan kadar insulin ketika kita hanya makan sehari sekali ini terkadang punya beberapa dampak buruk untuk kesehatan.

Efek makan sehari sekali untuk kesehatan

Makan sehari sekali termasuk kategori diet ekstrem. Diet ekstrem ini tentu memiliki efek samping untuk tubuh.

Dalam laman Healthline dan MedicalNewsToday disebutkan, diet ekstrem seperti OMAD ini bisa memicu beberapa masalah kesehatan. Berikut beberapa efek makan 1 kali sehari yang perlu diperhatikan:

  • Memicu peningkatan kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol “jahat”)
  • Potensial meningkatkan tekanan darah
  • Meningkatkan kadar gula darah puasa karena menunda respons tubuh terhadap insulin
  • Meningkatkan kadar hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan, dibandingkan dengan makan tiga kali sehari, yang pada akhirnya memicu rasa lapar ekstrem
  • Meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah, terutama penderita diabetes tipe 2
  • Membuat makan tidak teratur dan berisiko kurang gizi tertentu
  • Memicu mual, pusing, mudah marah, energi rendah, dan sembelit
Baca juga  Kampanyekan PPKM, Upaya Koramil MHU Bersama Instansi Terkait Tekan Penyebaran Covid-19

Perlu diingat, diet OMAD tidak cocok untuk semua orang. Ingatlah, satu pola diet yang efektif untuk orang lain belum tentu cocok untuk tubuh kita. Sebab, tubuh setiap orang memiliki cara kerja yang berbeda.

Setelah menyimak beberapa efek makan sehari sekali untuk kesehatan di atas, pastikan Anda tidak sembarangan coba-coba diet OMAD ini.

Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter yang biasanya menangani agar pengaturan pola makan tidak berdampak negatif untuk tubuh.

Sumber: KOMPAS

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Disbunnak Kalbar Ajak Masyarakat Bersama Cegah dan Kendalikan Rabies

Uncategorized

Salah Besar Telan Nasi Bulat-bulat, Cara Mengatasi Keselek Duri Ikan Ternyata Cukup Pakai Permen
all new range rover

Uncategorized

Baru Meluncur di RI, Mobil Mahal Ini Langsung Ludes Terjual

Uncategorized

Mencegah Penyakit Ginjal Kronis Melalui Deteksi Dini

Polri

Polsek Air Besar Gencarkan Patroli Siang, Imbau Warga Waspada Hoaks dan Jaga Kamtibmas

Uncategorized

Pelantikan Pengurus Kerabat Landak 2025–2028, Dandim 1210/Landak Diwakili Pasi Pers Hadiri Kegiatan

Uncategorized

Karol-Gidot, Solusi Kongrit Masalah Warga Pedalaman Kalbar

Uncategorized

Kuota Bahan Bakar Nabati Biodiesel B40 Sebanyak 15,6 Juta Kilo Liter Tahun 2025
error: Content is protected !!