Home / Uncategorized

Kamis, 14 November 2024 - 07:27 WIB

Pemerintah Cari Investor untuk Bangun Pembangkit Energi Terbarukan 75 GW

Proyek-proyek terbarukan tersebut akan mencakup pembangunan pembangkit tenaga surya, hidro, panas bumi, dan nuklir.

Pemerintah tengah mencari investor untuk membangun pembangkit energi terbarukan berkapasitas 75 gigawatt (GW) dalam waktu 15 tahun mendatang, kata Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden, pada World Leaders Climate Action Summit, Senin (11/11).Hashim mengatakan pada KTT Iklim PBB 2024 di Baku, Azerbaijan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari komitmen Prabowo Subianto terhadap Perjanjian Paris.

Indonesia, salah satu penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, menargetkan untuk mencapai net zero emission pada 2060, termasuk dengan menghentikan pembangkit listrik tenaga batu bara dan menggantinya dengan energi terbarukan.

Hashim Djojohadikusumo meninggalkan kantor setelah rapat pemegang saham Bumi di London, 21 Februari 2013. (Foto: Reuters)
Hashim Djojohadikusumo meninggalkan kantor setelah rapat pemegang saham Bumi di London, 21 Februari 2013. (Foto: Reuters)

”Akan ada program baru yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo dan pemerintahannya kepada dunia. Salah satunya adalah program penambahan pembangkit listrik sebesar 100 gigawatt yang akan diterapkan oleh pemerintah dalam 15 tahun ke depan,” kata Hashim.

Proyek-proyek terbarukan tersebut akan mencakup pembangunan pembangkit tenaga surya, hidro, panas bumi, dan nuklir, kata Hashim, tanpa menjelaskan rencana untuk 25 GW sisanya.

Kapasitas daya terpasang Indonesia saat ini lebih dari 90 GW. Sekitar 50 persen di antaranya masih menggunakan batu bara, dan hanya kurang dari 15 persen yang sudah menggunakan energi terbarukan. Saat ini Indonesia belum memiliki pembangkit nuklir karena isu terus menjadi perbincangan mengingat Indonesia merupakan wilayah rawan gempa bumi.

Dalam pidatonya, Hashim juga mengatakan Indonesia berencana untuk menawarkan proyek pengimbangan karbon yang dapat menghilangkan ratusan juta metrik ton emisi karbon dari atmosfer. Dia tidak menjelaskan secara detil proyek-proyek tersebut.

Prabowo juga akan memulai proyek reboisasi seluas 12,7 juta hektare hutan yang terdegradasi parah selama bertahun-tahun, dengan pendanaan yang melibatkan sumber-sumber asing. Hashim menambahkan bahwa Bezos Earth Fund, proyek pendanaan hijau senilai $10 miliar milik Jeff Bezos, sudah menunjukkan minat terhadap proyek tersebut.

Bezos Earth Fund tidak segera menanggapi permintaan komentar. [ah/rs]

sumber: voai

Share :

Baca Juga

Polri

Panen Berkah: Semangat Perempuan Tani Dusun Tampi Bide Hasilkan 1.800 Kg Jagung

Uncategorized

Bupati Karolin Lakukan Pembenahan TPA Dengan Sistem Ramah Lingkungan

Uncategorized

Koramil Air Besar Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Serimbu

Uncategorized

Kementan Beri Sinyal Evaluasi Syarat 30% Modal Pendirian Pabrik Sawit Rakyat

Uncategorized

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Kapuas 2022

Uncategorized

Peringati HUT Bhayangkara, Pangdam XII/Tpr Lepas Peserta Bhayangkara Individual Time Trial

Uncategorized

Polsek Sengah Temila Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19

Uncategorized

Tips Kesehatan, Menurunkan Asam Urat Ternyata Bisa Dengan Makan 7 Makanan Enak Ini
error: Content is protected !!