LANDAK, Landak News – Senyum ceria menghiasi wajah para siswa SDN 11 Sangku, Kecamatan Jelimpo, Jumat (19/09/25) pagi.
Mereka begitu antusias menyambut hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tidak hanya berupa makanan basah, tetapi juga ditambah dengan makanan kering.
Program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini resmi berjalan serentak di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Landak. Jika sebelumnya siswa hanya mendapat jatah makan siap saji (nasi, lauk, sayur, buah, dan minum), kini mereka juga bisa membawa pulang makanan kering sebagai tambahan gizi.
![]()
Kepala SDN 11 Sangku, Hermanus Lanu, menyampaikan rasa syukurnya.
“Kami sangat berterima kasih atas program ini. Anak-anak terlihat begitu gembira dan program ini benar-benar membantu kami di sekolah,” ujarnya penuh semangat.
Hermanus juga menambahkan, SDN 11 Sangku merupakan penerima manfaat terbanyak di Kecamatan Jelimpo.
![]()
“Jumlah siswa kami ada 307 orang, terdiri dari 165 laki-laki dan 142 perempuan. Semua mendapat manfaat dari program MBG ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemulihan Gizi (SPPG) Kecamatan Jelimpo, Petrus Sogian, menerangkan bahwa program MBG memang terdiri dari dua jenis.
Makanan Basah berupa menu siap santap yang langsung dimakan di sekolah.
![]()
Makanan Kering berupa bahan pangan tahan lama seperti beras, telur, kacang-kacangan, susu bubuk, biskuit bergizi, hingga abon.
Menurutnya, makanan kering ini disiapkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain: bekal tambahan gizi di rumah, untuk siswa yang tidak sempat makan di sekolah, cadangan di wilayah pelosok yang sulit dijangkau, hingga bantuan khusus bagi ibu hamil, menyusui, atau keluarga penerima manfaat.
“Makanan kering juga bisa diberikan saat anak-anak libur, jadi program gizi tetap berjalan tanpa terhenti,” tambah Petrus.
![]()
Dengan adanya tambahan makanan kering, diharapkan gizi anak-anak semakin terpenuhi, kesehatan terjaga, dan semangat belajar pun semakin meningkat.
Program ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda Indonesia. (H3rI)










