Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak, Mardimo, SE, ME (Foto: oNe)
Bagian I — Mengenal Sosok dan Peran Diskominfo Kabupaten Landa
NGABANG, LANDAK NEWS — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Landak memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di era digital. Tidak hanya berkaitan dengan penyebarluasan informasi pemerintah, Diskominfo juga memiliki tugas dalam pengembangan aplikasi informatika, pengelolaan statistik sektoral, persandian, hingga mendukung keamanan informasi pemerintah daerah.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai peran, tantangan, serta arah pengembangan Diskominfo Kabupaten Landak, Pimpinan Redaksi Landak News, Heri Irawan, melakukan wawancara eksklusif bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak, Mardimo, SE, ME.
Berikut petikan wawancaranya:
Q: Bapak Mardimo, SE, ME, bisa diceritakan sedikit mengenai perjalanan karier Bapak hingga dipercaya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak?
A: Pada Agustus 2025, saya dipercaya oleh Bupati Landak untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak. Pada saat itu, jabatan definitif saya adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak.
Kurang lebih tiga bulan kemudian, tepatnya pada November 2025, saya dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak.
Q: Apa yang menjadi motivasi dan prinsip Bapak dalam menjalankan amanah sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak?
A: Dengan jabatan yang baru, tentu ini merupakan tantangan baru. Saya menghadapi tim yang baru dan kondisi kerja yang baru sehingga membutuhkan strategi yang baru pula.
Menata kelembagaan menjadi tantangan tersendiri. Selain menjalankan amanah pimpinan, ini juga merupakan proses untuk mengaktualisasikan diri sekaligus mengembangkan potensi yang ada.
Prinsip saya dalam bekerja adalah, “Jika ingin cepat, jalan sendiri. Jika ingin jauh, berjalan bersama.”
Artinya, dalam bekerja diperlukan kolaborasi dan kekompakan agar tujuan institusi dapat dicapai dengan baik.
Q: Menurut Bapak, seberapa strategis posisi Diskominfo dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di era digital saat ini?
A: Posisi Diskominfo sangat strategis karena menjadi salah satu perangkat daerah yang berperan dalam mengoordinasikan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah.
Saat ini, kebijakan pemerintah pusat juga mengarahkan seluruh daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan digital agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.
Q: Apa saja tugas pokok dan fungsi Diskominfo Kabupaten Landak yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat?
A: Kalau yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat, tugas Diskominfo sebenarnya cukup luas. Tidak hanya menyampaikan informasi pemerintah, tetapi juga menangani bidang aplikasi informatika, statistik, dan persandian.
Di bidang informatika, misalnya, Diskominfo mengelola dan mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE.
Termasuk di dalamnya pengelolaan aplikasi pemerintahan, domain dan subdomain pemerintah daerah, pengembangan aplikasi, serta mendukung berbagai layanan pemerintahan secara digital.
Selain itu, Diskominfo juga mengelola informasi dan komunikasi publik, termasuk penyebarluasan informasi pemerintah dan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Diskominfo juga memiliki tugas dalam pengelolaan data dan statistik sektoral sebagai bahan pendukung perencanaan pembangunan, serta menjaga keamanan informasi pemerintah agar data dan informasi dapat terlindungi.
Jadi, kalau disederhanakan, Diskominfo bukan hanya soal publikasi atau media sosial. Diskominfo juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemerintahan digital, pengelolaan data, penyampaian informasi, dan keamanan informasi di Kabupaten Landak.
Q: Bagaimana Bapak melihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Kabupaten Landak saat ini?
A: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Kabupaten Landak menunjukkan tren yang positif. Pemanfaatan layanan berbasis digital terus meningkat, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.
Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan, terutama berkaitan dengan pemerataan infrastruktur dan kualitas akses internet di sejumlah wilayah.
Q: Apa tantangan terbesar yang dihadapi Diskominfo dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, khususnya dengan kondisi geografis Kabupaten Landak yang cukup luas?
A: Tantangan terbesar tentu berkaitan dengan kondisi geografis Kabupaten Landak yang cukup luas. Akses terhadap jaringan internet dan infrastruktur telekomunikasi di beberapa wilayah masih menjadi tantangan.
Kondisi tersebut membuat penyampaian informasi kepada masyarakat belum selalu dapat dilakukan dengan kecepatan dan jangkauan yang sama.
Karena itu, Diskominfo terus mendorong penguatan infrastruktur komunikasi dan pemanfaatan berbagai kanal informasi, baik melalui media digital maupun media konvensional.
Prinsipnya, kami ingin memastikan informasi mengenai program, kebijakan, pelayanan, dan kegiatan pemerintah dapat diterima masyarakat secara merata, termasuk masyarakat yang berada di wilayah dengan akses komunikasi yang masih terbatas.
Q: Bagaimana koordinasi Diskominfo dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dalam menyampaikan informasi mengenai program dan kegiatan pemerintah kepada masyarakat?
A: Koordinasi dengan OPD merupakan bagian yang sangat penting dalam tugas Diskominfo.
Diskominfo pada dasarnya berperan sebagai pengelola dan penyebarluasan informasi pemerintah, sementara substansi program dan kegiatan berasal dari OPD sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Oleh karena itu, kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh OPD agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, akurat, aktual, dan mudah dipahami.
Informasi tersebut kemudian dapat disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah, termasuk media sosial, radio, website, media massa, maupun sarana informasi lainnya.
Q: Sejauh mana keterbukaan informasi publik menjadi perhatian Diskominfo Kabupaten Landak?
A: Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu perhatian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan sepanjang informasi tersebut merupakan informasi publik yang dapat diakses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Diskominfo terus mendorong agar informasi publik dapat dikelola dan disampaikan dengan baik melalui kanal-kanal informasi yang tersedia.
Namun, keterbukaan informasi juga harus diimbangi dengan tanggung jawab dalam mengelola informasi, termasuk memperhatikan informasi yang dikecualikan dan perlindungan terhadap data pribadi.
Jadi, prinsipnya adalah pemerintah harus terbuka, transparan, dan informatif, tetapi tetap bertanggung jawab dalam menjaga informasi yang memang harus dilindungi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Q: Bagaimana mekanisme masyarakat apabila ingin mendapatkan informasi mengenai program, kebijakan, maupun pelayanan Pemerintah Kabupaten Landak?
A: Ketika masyarakat ingin mendapatkan informasi mengenai program, kebijakan, maupun pelayanan Pemerintah Kabupaten Landak, masyarakat dapat mengakses berbagai saluran yang telah disediakan pemerintah.
Misalnya melalui website resmi pemerintah daerah, media sosial resmi, atau datang langsung ke kantor maupun perangkat daerah terkait.
Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pertanyaan atau permohonan informasi secara langsung kepada petugas pelayanan informasi.
Jadi, pada dasarnya masyarakat memiliki beberapa pilihan sesuai dengan kebutuhan dan jenis informasi yang ingin diperoleh.
Q: Apa pesan Bapak kepada masyarakat agar semakin bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di tengah maraknya media sosial?
A: Pesan saya kepada masyarakat adalah jangan mudah percaya dan jangan terburu-buru menyebarkan informasi. Kita harus selalu memilah informasi yang diterima.
Di era media sosial, setiap orang bukan hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi penyebar informasi.
Sebelum membagikan suatu informasi, mari kita biasakan untuk membaca secara utuh, memeriksa sumbernya, melihat tanggal dan konteks informasinya, serta membandingkannya dengan sumber resmi atau sumber terpercaya.
Jangan sampai karena ingin menjadi orang pertama yang membagikan informasi, kita justru ikut menyebarkan informasi yang tidak benar dan merugikan orang lain.
Mari kita jadikan media sosial sebagai sarana untuk mendapatkan pengetahuan, membangun komunikasi yang positif, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. (Bersambung ke Bagian II)












