Kepala Sekolah SMAN 2 Ngabang, Dian Christian, S.Pd.
NGABANG, LANDAK NEWS – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Ngabang, Kabupaten Landak, terus menunjukkan dampak positif yang signifikan.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya sejak pertama kali masuk ke sekolah pada awal tahun 2025 lalu, program nasional ini kini berkembang pesat dalam memenuhi kebutuhan nutrisi warga sekolah di Kecamatan Ngabang.
Perubahan besar terlihat pada tahun 2026 ini, di mana cakupan penerima manfaat program tidak lagi hanya menyasar peserta didik. Saat ini, tercatat sebanyak 496 orang yang terdiri dari siswa sekaligus para guru di SMAN 2 Ngabang rutin mendapatkan jatah paket makanan bergizi setiap hari sekolah.
Kepala Sekolah SMAN 2 Ngabang, Dian Christian, S.Pd., menyatakan bahwa kehadiran program MBG yang turut menyasar tenaga pendidik sangat membantu menciptakan ekosistem belajar yang lebih sehat dan berenergi. Namun, berkaca pada jalannya distribusi selama ini, ia memberikan catatan khusus terkait pengelolaan dapur umum penyedia makanan.
“Harapan kami ke depan, idealnya setiap satu dapur dikhususkan untuk satu sekolah agar pelayanan yang diberikan bisa jauh lebih maksimal dan terpantau kualitasnya,” ujar Dian Christian.
Menurutnya, efisiensi pelayanan menjadi tantangan utama saat ini. Jika satu dapur umum harus menanggung pasokan MBG untuk pengembangan sekolah yang terus berjalan, jumlah penerima manfaat kumulatif bisa melonjak drastis hingga menyentuh angka ribuan orang. Hal tersebut berpotensi menurunkan efektivitas distribusi jika kapasitas dapur tidak dipisahkan per instansi sekolah.
Setiap harinya, ratusan paket makanan dengan menu seimbang kaya protein, sayur, dan buah didistribusikan secara higienis sebelum jam istirahat di sekolah yang terletak di Jalan Raya KM 14 Plasma Ngabang tersebut. Selain meningkatkan konsentrasi belajar siswa di kelas, program ini diakui para orang tua sangat efektif dalam memangkas biaya pengeluaran uang saku harian anak-anak mereka.
Pihak manajemen SMAN 2 Ngabang berkomitmen untuk terus mengawal jalannya distribusi dan menyalurkan aspirasi operasional ini kepada instansi terkait. Evaluasi berkala rutin dilakukan demi memastikan keberlanjutan program MBG berjalan optimal, higienis, dan tepat sasaran hingga masa-masa mendatang. (oNe)














