Home / Kalbar

Selasa, 6 Juni 2017 - 21:53 WIB

Kalbar Maksimalkan Produksi Bawang Merah

Bawang merah saat dipetani. (Internet) 

Pontianak, Landak Post – Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Kalimantan Barat Hazairin mengatakan di tahun 2017 akan memaksimalkan produksi bawang merah pada lima daerah dengan luas lahan 155 hektar.

“Saat ini stok bawang merah kita memang masih kurang. Untuk itu, tahun ini direncanakan akan kita kembangkan pada daerah-daerah yang berpotensi seperti Kabupaten Landak, Melawi, Singkawang, Kubu Raya dan Kota Pontianak,” kata Hazairin di Pontianak, Jumat.

Dari lima daerah itu, total lahan yang dicanangkan untuk penanaman Bawang Merah seluas 155 hektare.

Hazairin meyakini dengan pengembangan dengan jumlah lahan tersebut maka Kalbar juga akan surplus bawang merah.

Baca juga  Bank Kalbar Merupakan Wujud Nyata Untuk Menanamkan Sifat Jiwa Sosial dengan Menyisihkan Uang Bagi Masa Depan

Ia mencontohkan di kota Pontianak, di mana penanaman dengan lahan seluas lima hektar saja sudah memenuhi dan bakal lebih untuk kebutuhan masyarakat di Pontianak.

“Namun jika sudah surplus maka yang dilakukan selanjutnya adalah mengatur masa panen. Masa panen itu perlu diatur, agar tidak terjadi lonjakan harga,” tuturnya.

Misalnya, kata Hazairin, diatur panen menjelang Ramadhan dan Lebaran karena pada bulan itu kebutuhan tinggi.

“Termasuk untuk hari keagamaan lainnya, Natal dan Imlek. Selebihnya kebutuhan bawang merah tidak tinggi,” katanya.

Sedangkan untuk bawang putih, menurutnya saat ini belum bisa dikembangkan di Kalimantan Barat karena dibutuhkan dataran tinggi untuk pengembanganan tanaman tersebut.

Baca juga  Imigrasi Layani Pembuatan Paspor di Hari Libur

“Paling tidak ketinggian itu 400 meter, sementara tidak Kalbar tidak ada,” ujar dia.

Solusi yang dilakukan ialah mensiasati dengan ilmu pengetahuan seperti memasang alat pendingin ruangan sehingga metode tanamnya dilakukan di dalam ruangan.

“Namun ini sebagai simulasi pengembangan komoditas bawang putih. Hanya saja, jika ini dilakukan maka biaya yang dikeluarkan sangat besar dan biaya ini, nantinya juga berdampak pada harga,” kata Hazairin. (Ant)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Sambang Pasar, Ini Yang di Lakukan Polsek Ngabang

Kalbar

Selalu Bersinergitas Babinsa Dengan Bhabinkatibmas Polsek Kuala Behe Dalam Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya

Kalbar

Posko Pengaduan DPS Buka 24 Jam

Kalbar

Wagub Kalbar Buka Entry Meeting Pengawasan Pemprov 2025, Tekankan Pentingnya Tata Kelola yang Berintegritas

Kalbar

Kapten Rudianto: Prajurit TNI Sosialisasi UU Lalulintas dan Angkutan Serta UU Peradilan Militer

Kalbar

Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Gelar Diskusi Penguatan Organisasi Sosial di Pontianak

Kalbar

Penerbangan Pontianak-Kuching Kembali Dibuka, Dorong Penguatan Kerjasama  & Konektivitas

Kalbar

Cegah Klaster Perkantoran, Wabup Sintang Sidak ke OPD Pelayanan
error: Content is protected !!