Home / Politik

Minggu, 25 Maret 2018 - 08:55 WIB

Airlangga Hartarto Siap Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto olahraga lari pagi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/3/2018). 

 JAKARTA, LANDAKNEWS – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto siap menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Namun, kata dia, hal itu tergantung Presiden Jokowi.

“Ya, itu tergantung beliau (Jokowi, red),” ujar Airlangga usai olahraga lari pagi dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/3/2018).

Baca juga  Pemilu 2024: KPU tetapkan tiga pasangan capres-cawapres bertarung dalam Pilpres, apa saja visi dan misi mereka?

Menteri Perindustrian itu mengaku tidak akan mengajukan diri sebagai cawapres kepada Presiden Jokowi. “Tergantung Pak Presiden. Yang jelas, kalau struktur Partai Golkar akan mengawal NKRI,” paparnya.

Namun, menurut dia, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam memilih cawapres pendamping Presiden Jokowi. Pertama, kata dia, tentunya yang dapat mendukung Presiden Jokowi. “Kedua, tentu bisa sama-sama menjaga integritas bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi tidak menjawab pasti saat ditanya apakah Airlangga Hartarto merupakan sosok yang bisa menjadi cawapresnya. “Ya coba nih dilihat. Ini dilihat, dilihat sendiri. Yang jelas pagi ini saya joging dengan Pak Airlangga biar sehat,” ujar Jokowi sambil tertawa.

Baca juga  Pengurus Golkar 2024 Baru Akan Segera Diumumkan,Update Isu Terkini Jokowi Masuk Partai Beringin

Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Airlangga Hartarto berolahraga lari pagi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat tadi. Jokowi mengenakan kaos warna kuning, sedangkan Airlangga menggunakan kaos warna putih.

Sumber: Sindo

Share :

Baca Juga

Politik

Serangan ke Gibran Belum Berhenti

Politik

Partai Demokrat Nilai Ambang Batas Parlemen Sebagai Praktik Demokrasi Global

Politik

Mau Jadikan Pemain Global, Mahfuz: Kekuatan Militer Indonesia Harus Naik Kelas

Politik

Anis Matta: Situsi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Politik

PDIP Sudah Tutup Buku,Tapi,Bobby Nasution Masih Bingung Soal Status Keanggotaan,,Kalau DPP Belum,

Politik

Pesan Luhut ke Prabowo: Jalankan Negeri Bersama Profesional di Bidangnya, Wo

Politik

Partai Gelora: Demokrasi Prosedural Dinilai Hambat Munculnya Orang-orang Terbaik untuk Memimpin Negeri Ini

Politik

Untuk Kemajuan Pembangunan di Daerah, Mahfuz: Partai Gelora Siap Berkolaborasi di Pilkada 2020
error: Content is protected !!