NGABANG – Sejak dua hari ini salah satu ruang di Koramil 11/Ngabang. Banyak dipadati warga untuk pengungsian bencana banjir, Senin (18/02/19).
Diarea koramil ini terbagi tiga ruangan. Satu ruangan agak besar untuk pengungsi dan dua ruangan untuk posko kesehatan dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak.
Dalam pengaman untuk pengungsi BPBD Kabupaten Landak dibeck up Polri dan TNI, dan tenaga relawan dari berbagai organisasi seperti pencinta alam, mahasiswa, papeta, pacat, purna paskibraka.
Diana (16), salah satu warga yang baru diungsikan oleh anggota BPBD Kabupaten Landak, kepada media mengatakan ia harus mengungsi karena air sudah mencapai 2 meter lebih ditempat tinggalnya.
“Kami tinggal kampung Baloh Kecamatan Jelimpo kebetulan saya disana kos. Di kos kami ada 11 orang, ” kata Diana.
Diana mengaku, ia dan bersama kawan-kawan yang diungsikan diposko banjir pengungsian dari BPBD Kabupaten Landak sekitar jam 10.00 wib.
“Kusus saya sendiri tidak mengungsi diposko. Saya dijemput pihak keluarganya, ” aku Diana dengan jujur.
Penulis: One
Editor: HI











