NGABANG, KALBAR – Bupati Landak Karolin Margret Natasa berharap dalam waktu tidak lama satu sampai dua hari ke depan segera turun hujan di Kabupaten Landak. Penegasakan ini ia sampaikan, terkait kabut asap melanda Kabupaten Landak. Sehingga meliburlkan bagi pelajar, TK, SD, dan SMP/Negeri/Swasta se Kabupaten Landak.
“Sebenarnya titik asap kabut ini bukan berasal dari Kabupaten Landak. Di Landak hanya 1,2 sampai 5, paling banyak -6 titik saja. Mudah-mudahan dalam waktu satu dua hari ini hujan turun, sehingga asap berkurang, dan proses belajar dan mengajar seperti semula, ” kata mantan anggota DPRI RI dua periode ini.
Ibu dua anak ini juga meminta kepada masyarakat luas, agar tidak keluar rumah jika tidak perlu, dan jaga kesehatan. Menggingat asap pekat sampai saat ini masih menebal.
Masyarakat juga diinggatkan bupati, untuk tidak membakar hutan dan lahan, karena udara yang sampai saat ini dihirup sudah sangat berbahaya bagi kesehatan.
“Kepada perusahaan kami minta untuk menjaga lahannya, karena situsasi saat ini panas dan kering. Mungkin saja dihutan ada api spontan yang menyebabkan kebakaran hutan. Jadi masing-masing menjaga dan tidak memperburuk situasi, ” tegas bupati.
Bupati juga berjanji, minggu depan akan mengundang semua pihak perusahaan, menginggatkan dan menghimbau agar perusahaan menjaga wilayahnya. Dan kepada perusahaan lahannya dalam kondisi terbakar pemda akan melakukan investigasi lanjutan, apakah ada kelalaian didalamnya, atau jika perlu diberi sangsi, maka akan diberi sangsi.
Penulis: One









