Home / Pemda Landak

Rabu, 18 September 2019 - 22:34 WIB

Lahan Terbakar, Bupati Landak imbau masyarakat bergotong royong dengan Pemerintah

PAHAUMAN, KALBAR  – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan patroli dan segera melaporkan wilayah yang terbakar serta bergotong-royong dengan pemerintah dalam memadamkan api. Hal tersebut disampaikan Bupati Landak bersama Kapolres Landak beserta rombongan dalam pemantauan langsung lahan yang terbakar di wilayah PT. ANI (Agro Nusa Investama) Pahauman.

“Meski titik api sudah berhasil dipadamkan tetapi dikarenakan lahan gambut yang kering masih berpotensi untuk terbakar kembali oleh sebab itu kami mengimbau kepada masyarakat supaya rutin melakukan patroli setiap wilayah jika terjadi kebakaran segera untuk melaporkan kepada pihak terkait. Untuk pemadamannya supaya bergotong-royong dengan pemerintah” jelas Bupati Karolin usai meninjau lahan yang terbakar di kampung Kuala Sengah, Selasa (17/09/2019).

Selain itu, Bupati Karolin juga menyampaikan reaksi cepat terkait kebakaran lahan yang mengepung pemukiman warga Kuala Sengah.

Baca juga  Pemkab Landak Rayakan Ulang Tahun DWP Kabupaten Landak Yang Ke-20

“Dihari pertama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak sudah berada disini bersama warga bergotong-royong melakukan pemadaman api. Tetapi karena kekeringan yang cukup panjang kita kesulitan dalam memperoleh sumber air meski sudah dibuatkan embung dan parit oleh perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Landak, AKBP Ade Kuncoro berharap kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat masih musim kemarau dengan curah hujan yang sedikit.

“Terkait masalah kebakaran dan hutan memang difokuskan dalam penegakkan hukum walaupun dibarengi dengan kegiatan preventif dan penanggulangan. Untuk saat ini kita fokus dengan penanggulangan pemadaman sambil menunggu satgas melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Dengan kondisi curah hujan yang rendah, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar” jelas Ade Kuncoro.

Baca juga  Festival Binua Landak 2017 Digelar Bulan Oktober, Bersamaan HUT Pemda Landak Ke-18 Tahun

Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sebatih Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak tersebut mengakibatkan lahan yang terbakar diperkirakan lebih dari 40 hektar. Hal tersebut disampaikan oleh Humas PT. Wilmar Group Wilayah Landak-Sanggau Gregorius Uus.

“Untuk saat ini kita belum bisa dipastikan berapa luas lahan yang terbakar, tapi diperkirakan lebih dari 40 hektar. Karena dalam perhitungan 1 blok itu terdiri dari 25 hektar sementara yang terbakar ini sudah lebih dari 1 blok, ” jelas Uus.

Penulis: Tim Liputan

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Karolin Soroti Skema Baru Redistribusi Lahan di GTRA Kalbar 2026, Warga Tolak Hak Pengelolaan Berjangka

Pemda Landak

Bupati Landak Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Pemda Landak

Perketat Social Distancing, Pemkab Batasi Jam Buka Rumah Makan dan Cafe

Pemda Landak

Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Landak Sidak ke Pelayanan Publik

Pemda Landak

dr. Karolin Margret Natasa Sabet Penghargaan ATI 2025: Bukti Kepemimpinan Perempuan Landak Melesat ke Panggung Nasional

Pemda Landak

Forkopimda Landak Bersama Elemen Masyarakat Nyatakan Sikap Menjaga Keutuhan NKRI

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Menyambut Mahasiswa Peserta Program PLP-2 dan KKM Kabupaten Landak Tahun Akademik 2022/2023

Pemda Landak

Polsek Meranti Dampingi Kegiatan Pengecekan Fisik Infrastruktur Pembangunan Desa
error: Content is protected !!