Home / Nasional

Jumat, 8 November 2024 - 08:05 WIB

Prabowo Ingin Pembentukan Danantara Tidak Terburu-buru

Prabowo Ingin Pembentukan Danantara Tidak Terburu-buru

Prabowo Ingin Pembentukan Danantara Tidak Terburu-buru

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta agar badan pengelola investasi, Daya Anagata Nusantara (Danantara) tak terburu-buru diresmikan. Ia ingin Danantara mengonsolidasikan seluruh aset dan perusahaan negara dengan baik.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis (7/11/2024).

“Di akhir tadi beliau menyampaikan soal gagasan soal keinginan untuk mengonsolidasikan seluruh aset kekayaan kita dalam sebuah institusi bernama Daya Anagata Nusantara,” kata Hasan Nasbi mengutip pernyataan Prabowo, Kamis.

Maka itu, Prabowo meminta jajarannya terutama Kepala BP Danantara, Muliaman Darmansyah Hadad, dan wakilnya, Kaharuddin Djenod, tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

“Tapi prosesnya harus ditempuh dulu, jadi nggak boleh buru-buru kata Bapak Presiden,” katanya.

Baca juga  Bersihkan Taman Mangrove, Upaya Koramil Singkawang Jaga Kelestarian Alam

Prabowo ingin proses pembentukan Danantara dilakukan secara hati-hati karena akan menentukan hasil yang baik.

Hasan menjelaskan keinginan Prabowo bahwa Danantara akan dibentuk seperti Temasek, badan investasi global yang berpusat di Singapura. Ia menyebut badan ini nantinya akan menjadi sebuah superholding.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Danantara, Muliaman Darmansyah Hadad, mengatakan badan ini bakal mengelola investasi-investasi di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Muliaman mengungkapkan Danantara akan fokus pada pengelolaan investasi, berbeda dengan tugas dan fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Juga akan lebih besar dari Sovereign Wealth Fund Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA).

Namun begitu, wewenang tersebut harus ditetapkan dalam Undang-Undang (UU).

“Artinya yang pertama nanti ada konsolidasi dulu, sekarang berdiri dulu, dibuat UU-nya dulu, baru nanti ada end state-nya. Jadi nanti akan diskusi dengan kementerian terkait untuk bagaimana nanti lembaga ini harus diwujudkan,” kata Muliaman Hadad di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (22/10/2024).

Baca juga  Bupati Karolin Buka Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Eks HGU untuk Ketahanan Pangan di Landak

Muliaman menuturkan, nantinya seluruh aset pemerintah yang terpencar bakal dikelola oleh BP Investasi Danantara. Maka itu, pihaknya akan banyak berdiskusi lebih dulu dengan kementerian terkait.

Muliaman menjelaskan bahwa di tahap awal akan dilakukan persiapan pembentukkan lembaga. Dia menargetkan, pembentukan badan akan rampung secepatnya, meski belum bisa berjanji bakal selesai akhir tahun ini, walau secara anggaran Danantara telah masuk dalam APBN 2025.

Sumber: Tirto

Share :

Baca Juga

Nasional

Apa itu Danantara Bentukan Prabowo yang Bakal Kelola Dana yang Saingi Negara Maju

Nasional

Kemenhub Sanksi 3 Maskapai karena Langgar Protokol Covid-19

Nasional

Ratusan Nakes yang Sudah Divaksinasi Terjangkit COVID-19

Nasional

Pantau Langsung Siskamling di Kabupaten Grobogan Kemendagri Temukan Keunikan Tugas Satlinmas

Nasional

Pengurus IWO Landak Hadiri Pengukuhan Pengurus IWO Pusat

Nasional

Bareskrim Tetapkan Keponakan Wamenkumham Tersangka atas Kasus Pencemaran Nama Baik

Nasional

BPOM: Obat Batuk yang Diduga Tewaskan Puluhan Anak di Gambia Tak Beredar di RI

Nasional

Tambang Ilegal Kaltim: Kejahatan Terorganisir yang Dibiarkan Merajalela
error: Content is protected !!