Home / Kab Landak

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:26 WIB

Warga Ngabang Kehilangan Rp3 Juta di Aplikasi DANA, Diduga Tersedot Aplikasi Jual Beli Online

Oplus_131072

Oplus_131072

Ngabang, Landak News – Seorang warga Ngabang menjadi korban kehilangan uang secara misterius melalui aplikasi dompet digital DANA. Uang sebesar Rp3.020.000 yang dikirimkan oleh rekannya pada pukul 13.17 WIB tiba-tiba raib hanya dalam hitungan menit.

Korban, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa uang tersebut diduga tersedot otomatis oleh salah satu aplikasi jual beli online yang pernah ia gunakan beberapa bulan lalu. Akibat peristiwa itu, saldo yang tersisa di akunnya hanya Rp3.350.

“Dana itu titipan dari teman. Saya baru sadar saat ingin memindahkan ke rekening, ternyata uangnya sudah hilang. Padahal saya belum menyentuh aplikasi apapun,” ungkapnya dengan nada kecewa, Selasa (17/6/2025).

Baca juga  Luhut: Wajib PCR Bagi Penumpang Pesawat untuk Antisipasi Lonjakan Kasus

Berdasarkan riwayat transaksi yang berhasil dikumpulkan, tercatat lima kali penarikan dana secara otomatis dari akun DANA korban.

Penarikan pertama sebesar Rp450.000, lalu tiga penarikan berikutnya masing-masing sebesar Rp997.459, dan penarikan terakhir sebesar Rp25.025.

Pihak DANA yang dihubungi korban menyatakan bahwa kemungkinan besar akun tersebut telah diakses oleh pihak lain melalui PIN atau kode OTP (One-Time Password).

Mereka menyarankan agar korban segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib untuk dilakukan investigasi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk keamanan, jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari perusahaan resmi. Kami tidak pernah meminta data pribadi pelanggan,” tulis pernyataan resmi dari pihak DANA yang diterima redaksi.

Baca juga  Aliansi Ormas Kabupaten Landak Minta Proses Secara Hukum Oknum Masyarakat Terhadap Pembubaran Secara Paksa dan Penganiayaan di Tanggerang Selatan

Kasus ini menambah daftar panjang insiden kebocoran data dan penyalahgunaan aplikasi digital yang marak terjadi belakangan ini.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan aplikasi keuangan, terlebih saat menyambungkan dengan layanan pihak ketiga seperti aplikasi belanja daring. (One)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

PLN ULP Ngabang Mangkir dari Rapat Dengar Pendapat, DPRD Landak Kecewa

Kab Landak

FORKOMAS Kabupaten Landak Siap Laksanakan Program Tahun 2025

Kab Landak

Peduli COVID-19, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar Serahkan Bantuan Kepada DPC PDIP Kabupaten Landak

Kab Landak

Karolin Laksanakan Donor Darah Pada Event Jelimpo Sehat dan Peduli Lingkungan

Kab Landak

Bupati Landak Dan Kajari Landak Launching Rumah Restorative Justice

Kab Landak

LEBIH DEKAT MENGENAL DKPP KABUPATEN LANDAK I

Kab Landak

Ini Baru Mantap! Kades Kedama, Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa Rp.425 Juta

Kab Landak

Stop BABS Desa Moro Betung, Karolin : Saya Bangga Dengan Masyarakat Desa Moro Betung
error: Content is protected !!