LANDAK, LANDAK NEWS – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Landak mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh jajaran Kemenag, tokoh agama, pengurus rumah ibadah serta masyarakat untuk melaksanakan doa bersama memohon turunnya hujan.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat Kemenag Kabupaten Landak Nomor B-45/Kk.14.07.1/BA.03/09/2026 tertanggal 3 September 2026, dengan perihal Himbauan Melaksanakan Doa.
Surat yang ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Landak, Abdulbar, tersebut ditujukan kepada seluruh ASN dan non-ASN di lingkungan Kemenag Landak, takmir masjid dan pengurus ormas Islam, pastor kepala paroki se-Kabupaten Landak, pendeta gereja se-Kabupaten Landak, pengurus klenteng se-Kabupaten Landak, serta Majelis Keagamaan Buddha se-Kabupaten Landak.
Imbauan itu merupakan tindak lanjut Surat Bupati Landak Nomor 300.2.1.1147/BPBD tanggal 27 Agustus 2026 tentang Himbauan Melaksanakan Doa.
Dalam surat tersebut, Kemenag Landak mengajak seluruh jajaran Kemenag bersama para tokoh agama dan masyarakat untuk melaksanakan doa bersama memohon turunnya hujan sesuai dengan ajaran agama masing-masing.
Doa bersama tersebut dapat dilaksanakan di rumah ibadah, kantor maupun lingkungan masyarakat. Kemenag juga mengingatkan agar pelaksanaannya tetap menjaga kekhusyukan, kebersamaan, serta semangat persaudaraan lintas agama.
Selain itu, para penyuluh agama, pimpinan lembaga keagamaan, pimpinan organisasi keagamaan maupun tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan menjadi penggerak utama dalam mengajak umat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan doa bersama.
Kemenag Landak menyebut, doa bersama bukan hanya menjadi ikhtiar spiritual, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial masyarakat Kabupaten Landak, khususnya dalam menghadapi kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Mari kita jadikan doa bersama ini sebagai wujud ikhtiar spiritual, sekaligus penguatan solidaritas sosial, agar Kabupaten Landak pada khususnya dan Kalimantan pada umumnya segera terbebas dari dampak kabut asap Karhutla,” demikian imbauan dalam surat tersebut.
Melalui imbauan ini, Kemenag Landak berharap seluruh unsur masyarakat dari berbagai agama dapat bersama-sama menghadapi dampak karhutla dengan menjaga persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta melakukan ikhtiar sesuai keyakinan masing-masing. (oNe)














