NGABANG, LANDAK NEWS – Kesehatan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Masyarakat yang sehat tidak hanya memiliki kualitas hidup yang lebih baik, tetapi juga menjadi modal utama dalam membangun sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Untuk mengetahui lebih jauh peran, tugas, serta berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Pimpinan Redaksi Landak News, Heri Irawan, melakukan wawancara langsung bersama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak, Susi, S.KM, MM
Dalam wawancara tersebut, Suci menjelaskan berbagai aspek pelayanan kesehatan di Kabupaten Landak, mulai dari tugas dan fungsi dinas, kondisi fasilitas kesehatan, pemerataan pelayanan hingga wilayah pedalaman, serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Landak News: Apa tugas pokok dan fungsi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak?
Suci, S.KM, MM: Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang kesehatan serta bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Fungsi utama kami mencakup perumusan kebijakan teknis, penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, pencegahan dan pengendalian penyakit, peningkatan gizi masyarakat, pembinaan SDM kesehatan, hingga pengelolaan program Keluarga Berencana serta kesejahteraan keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Landak.
Landak News: Apa peran Dinas Kesehatan dalam pembangunan daerah?
Suci, S.KM, MM: Sangat krusial. Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa masyarakat yang sehat, tidak mungkin kita memiliki sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.
Tingkat kesehatan yang baik akan mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Landak. Sektor kesehatan yang kuat merupakan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Landak News: Apa saja pelayanan yang menjadi tanggung jawab kepada masyarakat?
Suci, S.KM,MM: Tanggung jawab kami mencakup pelayanan promotif berupa edukasi dan promosi kesehatan, preventif atau pencegahan penyakit dan imunisasi, kuratif berupa pengobatan dan perawatan, serta rehabilitatif.
Selain itu, kami bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, pengawasan mutu obat dan makanan, penjaminan jaminan kesehatan masyarakat, hingga pelayanan pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan.
Landak News: Bagaimana kondisi pelayanan kesehatan saat ini?
Suci, S.KM, MM: Secara umum, kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Landak menunjukkan tren positif dan terus mengalami peningkatan, baik dari sisi mutu layanan, ketersediaan obat, maupun keterjangkauan.
Fasilitas kesehatan dasar seperti Puskesmas kini terus dituntut dan diarahkan untuk memenuhi standar akreditasi nasional serta menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara konsisten.
Landak News: Bagaimana jumlah fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Landak?
Suci, S.KM, MM: Saat ini Kabupaten Landak didukung oleh jaringan fasilitas kesehatan yang tersebar di 13 kecamatan.
Fasilitas tersebut meliputi rumah sakit, yakni RSUD Landak dan RS Pratama. Selain itu terdapat 16 Puskesmas yang terdiri dari Puskesmas rawat inap dan non-rawat inap.
Untuk mendukung pelayanan hingga tingkat desa, terdapat pula puluhan Puskesmas Pembantu (Pustu), Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), Polindes, serta ratusan Posyandu aktif yang tersebar di seluruh desa.
Pemerataan Pelayanan hingga Wilayah Pedalaman
Landak News: Apa visi dan misi Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan?
Suci, S.KM, MM: Visi kami sejalan dengan arah pembangunan daerah, yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Landak yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Misi strategis kami berfokus pada peningkatan mutu serta pemerataan akses pelayanan kesehatan, penguatan tata kelola dan SDM kesehatan, percepatan penurunan stunting dan AKI/AKB, serta optimalisasi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat.
Landak News: Bagaimana upaya pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah pedalaman?
Suci, S.KM, MM: Kami menerapkan konsep penjangkauan atau outreach melalui program Puskesmas Keliling (Pusling), peningkatan peran Pustu dan Poskesdes, penempatan tenaga kesehatan secara bergantian, serta penguatan peran Posyandu dan kader kesehatan desa.
Kami juga terus mendorong penyediaan fasilitas transportasi medis lapangan sesuai dengan kondisi geografis setempat.
Masyarakat Diminta Aktif Menjaga Kesehatan
Landak News: Apa pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Landak?
Suci, S.KM, MM: Kesehatan adalah aset paling berharga. Mari kita budayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mulai dari rumah tangga.
Jangan ragu atau menunda untuk datang memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat, baik Puskesmas maupun Posyandu, untuk pemeriksaan rutin, pemantauan tumbuh kembang anak, maupun berobat.
Preventive is better than cure—mencegah selalu jauh lebih baik daripada mengobati.
(Bersambung ke Bagian II)














