Home / Internasional

Sabtu, 2 Januari 2021 - 09:24 WIB

Turki Deteksi 15 Kasus Varian Baru Corona

JAKARTA  – Turki mendeteksi 15 kasus varian baru corona seperti yang pertama kali ditemukan di Inggris. Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca pada Jumat (1/1), waktu setempat.

Seperti dilansir Associated Press, Koca mengungkapkan varian baru corona tersebut menginfeksi 15 pelaku perjalanan yang baru tiba dari Inggris. Saat ini, pasien menjalani karantina bersama orang-orang yang pernah kontak dengan mereka.

Koca juga menyatakan varian baru itu tidak ditemukan di tubuh pelaku perjalanan yang datang dari negara lain.

Baca juga  Heri Saman Menghadiri Penutupan Turnamen Bola Voli Koramil Cup HUT TNI ke-77 di Koramil Sengah Temila

Sejak akhir Desember, Turki menerapkan kebijakan penangguhan penerbangan dari dan ke Inggris usai ditemukan penyebaran varian baru itu. Kebijakan itu sama seperti yang diambil oleh sejumlah negara lain, termasuk Indonesia.

Pekan lalu, Turki juga mewajibkan pendatang dari luar negeri untuk membawa hasil tes PCR negatif sebelum diizinkan masuk.

Turki sendiri merupakan salah satu negara dengan tingkat infeksi corona tertinggi di dunia. Namun, berdasarkan data resmi, rata-rata jumlah kasus mingguan saat ini turun ke kisaran 15 ribu dari sebelumnya di atas 30 ribu kasus.

Baca juga  Korea Selatan Masih Enggan Penuhi Permintaan Bantuan Senjata Ukraina

Hal itu berkat penerapan jam malam dan penguncian wilayah (lockdown) di akhir pekan pada awal Desember.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Turki, jumlah kasus corona yang berujung kematian mencapai 21.093 kasus. Di saat yang sama, pemerintah Turki mendapat kritik yang menuding mereka secara sengaja meremehkan dampak pandemi di negara itu. (CNNI)

Share :

Baca Juga

Internasional

Ledakan Gedung di Ibu Kota Bangladesh, 18 Tewas dan Puluhan Terluka

Internasional

Menteri Israel Usul Gaza Diserang Pakai Nuklir, Ditolak AS

Internasional

“Es Zombi” dari Greenland akan Naikkan Permukaan Laut Sebanyak 27 Sentimeter

Internasional

AS, Indonesia, Australia Langsungkan Latihan Militer di Tengah Kekhawatiran Akan China

Internasional

Demo Besar Landa 700 Kota di AS Tuntut Kontrol Senjata

Internasional

2 Anggota Pasukan Perdamaian asal Indonesia di Lebanon Terluka akibat Serangan Israel

Internasional

Rusia Lanjutkan Serangan, Drone Hantam Area Ibu Kota Ukraina

Internasional

Trump Didakwa: Mantan Presiden AS Pertama yang Dijerat Kasus Kriminal
error: Content is protected !!