Home / Kab Landak

Senin, 21 Maret 2022 - 11:33 WIB

Pasar Dara Itam Ngabang Sepi Pembeli

Ngabang (Landak News) – Merosotnya penjualan saat pandemi dirasakan para pengusaha atau pedagang menengah di Pasar Dara Itam Kota Ngabang. Kenyataan pahit ini dirasakan sejak bulan Januari hingga Maret 2022.

Salah satu pedagang yang mengalami kerugian adalah Junardi (65). Penjual baju dan aksesoris ini mengungkapkan, semenjak Covid-19 merebak, dagangannya dominan menjadi sepi pengunjung.

“Habis Natal tahun 2021 sampai sekarang memang susah pembeli. Kadang tiga sampai empat mencari Rp.1.000 ndak dapat. Tambah lagi pandemi covid-19. Untuk cari uang sayur susah itu membuat saya bingung. Dulu jualan bersama istri, sekarang tinggal saya sendiri diatas, sekarang tinggal dirumah saja,” kata Junardi.

Junardi juga mengatakan, pedagang Pasar Dara Itam bisa tersenyum satu taun satu kali. Bila menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Karena di Kabuaten Landak mayoritas Katolik.

Baca juga  Kunker Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Beserta Tim Penilai Internal di Kejaksaan Negeri Landak

Tidak hanya Covid-19, penyebab merosotnya pendapatan pedagang di Pasar Dara Itam, Sunardi menjelaskan banyaknya pedagang serba Rp35.000. Sehingga masyarakat lebih memilih harga murah ketimbang membeli di Pasar Dara Itam Ngabang.

Akibat menurunya pendapatan pedagang, berimbas terhadap terganggunya retribusi pembayaran setiap hari.
Bagi Sunardi per hari Rp.5000, pembayaran retribusi sangat berat. Ia menyarakan dan tidak memberatkan pedagang dengan membayar secara menyicil. Bisa Rp35.000 bisa juga Rp50.000.

Hal yang sama diungkapan pedagang asosoris dan buka Riza Usman (72), mengalami penurunan pembeli dimasa pandemi Covid-19. Hanya beberap pengunjung datang membeli barang yang dijualnya.

Baca juga  Karolin Ajak Masyarakat Mencintai Alam Dengan Gerakan Peduli Sampah

“Untuk cari makan susah, karena kendala kita adalah akses tangga kurang memadai, ditempat ini perlu perbaikan,” katanya.

Jika dibagian depan pedagang Pasar Dara Itam, susah mendapatkan uang. Tidak bagi Riza Usman pendapatan perhari ada, namun tidak sebesar beberapa bulan sebelum-sebelumnya.

Ia berharap masuk bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri, yaitu  bulan April dan Mei, pedagang di Pasar Dara Intam Ngabang  mendapatkan berkah banyak kosumen berbelanja sehingga pendapatan meningkat. (H) 

Share :

Baca Juga

Kab Landak

HPI POU Bersama IWO Landak Menggelar Acara Buka Puasa Bersama

Kab Landak

Persidangan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan DD Desa Kedama Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2018, 2019, dan 2020 Agenda Pemeriksaan Saksi

Kab Landak

PMKRI Kabupaten Landak Bagikan Sembako Kepada Warga Yang Kurang Mampu

Kab Landak

Masjid Agung Babul Ulum Landak Galang Donasi Kebakaran Pesayangan

Kab Landak

Ciptakan Ketahan Pangan, Desa Engkadu Manfaatkan Lahan Kosong

Kab Landak

Karolin Serahkan Jenazah Dapit Kepada Pihak Keluarga

Kab Landak

Musrembang 2022, Distan Landak Siapkan 8 Program Utama

Kab Landak

Yordanus Terpilih Jadi Ketua RAPI Wilayah 10 Kabupaten Landak
error: Content is protected !!